, Batman Begins - Help Select Membangun Pendidikan Berkarakter

gontor

http://gontor.ac.id/

Selasa, 14 April 2020

Materi Kewirausahaan Kelas XA & XB selasa 14.04.2020


PERMASALAHAN  BISNIS


Dalam kondisi saat ini dunia bisnis tentu mengalami banyak permasalahan karena jalan oprasi nya tersendat saat pandemi wabah corona ini, disini kita pahami beberapa masalah yang sedang menggejolak di dunia bisnis Diantaranya:

1. Sistem produksi Terhambat dengan adanya social distance
2. Jalur distribusi terhambat karena pembatasan akses transfortasi dll
3. penjualan produk / jasa menurun
4. Pemutusan hubungan Kerja  ( PHK ) besar besaran

maka dengan adanya pandemi wabah covid-19 ini maka seluruh bisnis harus bisa beradaptasi
Saat terjadi perubahan besar, seringkali yang bertahan BUKAN mereka yang paling kuat. Tapi mereka yang pandai menyesuaikan diri dan beradaptasi. Lihatlah sejarah yang sudah-sudah, maka teman-teman akan menemukan benang merahnya.

Ketika pandemi seperti ini, kita harus mengingatkan teman-teman dan kerabat-kerabat kita. Ada perubahan dan penyesuaian dalam menjalankan bisnis. Kadang varian tertentu perlu dihadirkan. Kadang produk lama perlu digantikan.

Misal, jasa travel. Mungkin saat ini harus shift dulu, ke kuliner atau produk kesehatan. Begitu juga hotel. Mungkin saat ini harus menawarkan jasa katering, jasa laundry, dan jasa karantina (untuk memanfaatkan kamar-kamarnya).

Restoran menengah-atas? Yang biasanya makan di tempat, mungkin saat ini harus menawarkan jasa delivery dan katering. Demikian pula bisnis-bisnis lainnya. Jangan gengsian untuk berubah.

 ayo lakukan perubahan dan penyesuaian. maka langkah yang tepat saat ini adalah dengan beralih dengan online


BAGAIMANA MEMBUAT BISNIS BERTAHAN SAAT WABAH CORONA

1. Fokus pada online food delivery

online delivery - jasa antar makanan - pizza - Agar Bisnis Tetap Bertahan Saat Wabah Corona
Seperti yang diketahui, imbauan untuk tidak keluar rumah adalah sesuatu yang harus diindahkan, sebab hal ini terbukti ampuh untuk mengurangi risiko penyebaran virus corona.
Lantas, apa dampaknya pada bisnis F&B? Bagi Anda yang memiliki outlet offline, akan sangat mungkin outlet Anda sepi karena memang pelanggan lebih memilih di rumah saja.
Agar bisnis tetap bertahan saat wabah corona, lebih baik Anda fokus pada online food delivery saja guna memudahkan pelanggan untuk tetap bisa menikmati santapan dari restoran atau kedai Anda.
Apabila Anda tidak memiliki jasa delivery langsung, daftarkan saja restoran atau kedai Anda di GoFood dan GrabFood. Ini adalah dua aplikasi andalan pelanggan ketika lapar melanda.
Dengan terdaftarnya bisnis F&B Anda di dua aplikasi tersebut, Anda bisa menjangkau lebih banyak pelanggan, memberi diskon khusus, hingga memudahkan pelanggan untuk menikmati menu-menu pilihan tanpa harus keluar rumah. Dengan demikian, Anda tetap bisa meraup pendapatan.
Jangan lupa, promosikan bisnis F&B Anda di media sosial dan beri tahu pelanggan Anda bahwa kini mereka bisa memesan makanan dan minuman lewat GoFood dan GrabFood.

2. Sarankan pelanggan untuk menggunakan mobile payment

mobile payment - pembayaran digital (1)
WHO mengatakan, ada kemungkinan bahwa infeksi mematikan dari virus corona bisa saja berasal dari uang tunai, sebab uang tunai sering berpindah tangan dan bisa menjadi sarang bakteri serta virus.
"Kami menyarankan semua orang untuk segera mencuci tangan setelah memegang uang kertas dan jangan menyentuh wajah," ujar WHO, seperti dikutip dari Kompas.com.

WHO juga menyaraknan supaya sebaiknya masyarakat menggunakan mobile payment atau pembayaran nontunai. Namun, bukan berarti mereka menyarankan untuk tidak menggunakan uang tunai sama sekali.
Nah, bagi Anda para pemilik bisnis, tidak ada salahnya mengikuti anjuran dari WHO tersebut. Dengan menggunakan mobile payment, Anda, karyawan, maupun pelanggan bisa sama-sama meminimalisir risiko terkena dampak wabah tersebut.
Namun, ada hal penting yang perlu diingat oleh para pemilik bisnis ketika menggunakan mobile payment, yakni pilihlah alat atau aplikasi yang mampu menerima semua jenis pembayaran. Mulai dari Gopay, OVO, Dana, AkuLaku, Kredivo, dan WeChat Pay.
Di sisi lain, ada 5 manfaat penting yang bisa didapat bisnis ketika menerapkan mobile payment, yakni
  • memberi kemudahan dan kenyamanan pada pelanggan,
  • lebih aman,
  • transaksi lebih cepat diproses,
  • dapat menganalisis kebiasaan berbelanja pelanggan dengan lebih mudah, dan
  • membuat bisnis jadi lebih modern dan meja kasir Anda pun lebih rapi.

3. Analisis strategi bisnis

mengetahui laporan penjualan lewat aplikasi kasir - membuka bisnis pakaian - manfaat aplikasi kasir - aplikasi kasir toko untuk PC
Selagi Anda #DiRumahAja, mungkin Anda memiliki lebih banyak waktu luang dibanding biasanya. Ini adalah waktu yang tepat bagi Anda untuk menganalisis strategi bisnis yang telah Anda jalani.

Sebagai contoh, pada Q4 tahun 2019, Anda mengeluarkan budget sebesar Rp50 juta untuk mempromosikan bisnis fashion Anda, yang mana berdampak pada peningkatan penjualan sebesar 30%. Bila dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, ternyata penjualannya lebih sedikit, meski budget yang dikeluarkan sama.
Dari real case tersebut, Anda bisa menganalisis lebih jauh dengan cara menjawab pertanyaan di bawah ini:
  • Promosi apa saja yang dilakukan dan mana yang paling efektif?
  • Apabila budget-nya ditambah atau dikurangi akan berpengruh terhadap penjualan?
  • Produk apa saja yang paling laku dan dari mana pembeli datang? Media sosial, website, atau e-commerce?
Apabila Anda ingin mengakses berbagai data penjualan harian secara lengkap, Anda pun bisa melihatnya dari Backoffice Moka agar Anda tak perlu menganalisisnya satu per satu.

4. Perdalam ilmu bisnis

10 akun youtube untuk belajar bisnis online gratis
Ada banyak sumber yang menyediakan berbagai materi dan ilmu mengenai bisnis, baik yang gratis maupun berbayar. Bagi Anda para pebisnis yang tetap ingin bertahan saat wabah corona, manfaatkanlah waktu sebaik-baiknya untuk menimba lebih banyak ilmu.
Anda bisa mendapatkan materi soal bisnis dari blog, e-book, media sosial, video, webinar, hingga podcast.


    5. Tunjukkan komitmen Anda pada pelanggan

    pebisnis - pengusaha - 9 Tips Jika Ingin Resign untuk Membangun Bisnis
    Saat wabah corona merebak dan bisnis berada dalam posisi sulit, inilah saat yang tepat bagi Anda untuk meningkatkan kembali kepercayaan pelanggan. Yakinkan mereka bahwa bisnis Anda berkomitmen untuk tetap memenuhi kebutuhan pelanggan.
    Bagaimana caranya? Misal, apabila pelanggan tidak bisa datang ke restoran Anda secara langsung, gunakanlah jasa GoFood dan GrabFood seperti yang telah disebutkan pada poin pertama.
    Dengan tetap meningkatkan kualitas produk serta layanan bisnis, pelanggan akan tahu bahwa Anda akan dengan senang hati dan siap sedia memenuhi kebutuhan mereka.

    6.  Tetap transparan dalam berbisnis

    menegcek ketersediaan stok di gudang - Tips Menggunakan Aplikasi Stok Barang Gratis untuk Bisnis Kuliner
    Ada cara lain yang bisa Anda lakukan untuk tetap membuat pelanggan percaya pada bisnis Anda, yakni tetaplan transparan.
    Sebagai contoh, Anda adalah seorang pebisnis ritel yang menjual berbagai jenis hijab. Berdasarkan Data Internal Moka, hijab merupakan produk ritel fashion yang paling banyak diburu.

    Nyatanya, wabah corona menyebabkan keterlambatan dalam pengiriman produk kepada pelanggan. Dari yang biasanya hanya dalam 3 hari kerja, sekarang bisa sampai 2 minggu kerja.
    Supaya pelanggan tidak bertanya-tanya atau komplain kepada Anda, infokan dengan jujur mengenai adanya keterlambatan tersebut dan estimasi kapan barang akan sampai.



    TUGAS

    1. masing masing dari siswa Buat 1 video durasi max 2 menit tentang ''PELUANG BISNIS SAAT PANDEMI COVID-19''

    note : video di upload di ig masing masing dengan TAG @smk_aras
    ( upload video adalah absensi kehadiran siswa)

    menggunakan hastag #kwhsmkaras

    batas upload : 21:00

    Minggu, 17 April 2016

    Mau masuk Pondok Modern Gontor?// bimbel bimago



    Mau masuk Pondok Modern Gontor?

     

    Yuk ikuti Bimbingan Belajar di Bimbel BIMAGO. Bimbel Bimago adalah Bimbingan Belajar resmi IKPM Jakarta, saat ini telah membuka KELAS INTENSIF Berupa Bimbingan khusus persiapan UJIAN MASUK GONTOR. Dibimbing selama 2 bulan oleh alumni Gontor berpengalaman.
    Fasilitas
    Buku Paket Belajar, Bimbingan Eksklusif 4 anak satu kelompok, Try out Ujian Masuk Gontor, Informasi seputar Gontor dan kiat-kiat ujian masuk, Bimbingan membaca Al-Qur’an.

    Informasi & Pendaftaran
    Frizky Zendy +6285200009095
    Wahyu Agung +6282213945529
    E: bimbelbimago@gmail.com
    PS. Pendaftaran dibuka s.d. 30 April 2016
    Pelaksanaan ujian masuk KMI:
    Putra, Ujian Lisan: Tahap Pertama: Tanggal 24-28 Ramadhan 1437/29 Juni-3 Juli 2016; dan Tahap Kedua: 5-10 Syawwal 1437/10-15 Juli 2016. Untuk Ujian Tulis(serentak): tanggal 11 Syawwal 1437/16 Juli 2016, bertempat di Pondok Modern Darussalam Gontor Pusat, Mlarak, Ponorogo.
    Putri, Ujian Lisan: Tanggal 5-14 Syawwal 1437/10-19 Juli 2016, serta Ujian Tulis (serentak): Tanggal 15 Syawwal 1437/20 Juli 2016, bertempat di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1, Sambirejo, Mantingan, Ngawi.
    Pendaftaran capel Pondok Modern Darussalam Gontor diadakan secara langsung di kampus (tidak bisa dilaksanakan melalui korespondensi, telepon, atau internet).
    Mohon dibantu untuk menyebarluaskan. Jazaakumullah khairan.

    Selasa, 12 April 2016

    COret coretan = norak......!!!



    COret coretan = norak

     

    Upz.. Jangan tersinggung yah..
    Saya hanya ingin menyampaikan pendapat gua..
    Gua heran, kenapa sih lu mau coret-coretan baju gitu?
    Kagak bangga ya jadi anak sekolah?
    Sampe2 bajunya dicoret-coret + dirobek-robek segala..
    Lu itu udah SMA!
    Jangan kayak anak kecil gitu lah..
    Buat apa sekolah SMA 3 taun kalau ujung-ujungnya berprilaku kayak anak SD!?
    .
    Gini lho Frend, kita boleh bangga karena lulus dari SMA / dunia persekolahan..
    Tapi inget,, perjuangan kita belum sampe sini..
    Kalau lu lulus skolah,, lu itu PENGANGGURAN!
    Lha iya,, mau dibilang apa?
    'Siswa' bukan,, 'mahasiswa' juga bukan,, atau yang mau cari kerjaan juga belum jadi 'pegawai' tuh..
    Lha terus apa yang lu banggain??
    .
    Mendingan duit pylox sama spidol + duit bensin buat konvoi digunain aja buat makan-makan bareng temen..
    Kan sama aja,, ngerayain kelulusan..
    Inget Bro, bensin sekarang ini jadi barang yang LANGKA!
    Ngantri di POM BENSIN itu bisa sampe setengah jam lebih!!
    .
    Terus juga baju skolah lu itu..
    Kan bisa disimpen buat kenang-kenangan,, atau dikasihin ke yang kagak mampu..
    Itu baju lu, kalau yang kagak mampu beli yang bekasan aja mungkin gak punya uang..
    Alangkah senengnya mereka kalau lu kasih cuma-cuma..
    .
    Inget bro,, hidup ini belum selesai sampe SMA..
    Kita butuh KULIAH kalau mau cari kerja yang lebih 'terpandang'..
    Jangan SOMSE kalau LULUS..
    Kasian tuh temen kita yang kagak LULUS..
    .
    Oke bro..
    Mari kita hapuskan budaya CORET MENCORET sebagai AJANG KELULUSAN..
    Ingat Bro, kita ANAK TERPELAJAR..


    Kemarin sepulang dari kuliah saya melihat sekelompok anak SMA / SMK (saya kurang tahu pasti) sedang melakukan coret-coratan seragam sekolahnya dipinggir jalan. Langsung terbesit dipikran saya "hah.. udah coret-coretan? emangnya udah pengumuman kelulusan? Perasaan baru selesai Ujian Nasional (UN)". Terlihat dengan senangnya mereka saling mencorat coret seragam sekolah satu sama lain, kemudian rambut dan wajah meraka pun tak luput dari coretan baik dari spidol ataupun Pilox. Setelah itu, mereka mengendarai sepeda motor dengan berboncengan, akan tetapi satu motor ditumpangi 3 sampai 4 orang. Bakankah itu suatu membahayakan?, apalagi mereka tidak memakai pelindung berkerdara seperti helm. Lalu satu hal yang saya tak habis pikir, ada beberapa perempuan yang ikut menumpangi sepeda motor tersebut. Dengan seragam penuh coretan, rambut berwarna merah karena disemprot dengan pilox, dan lebih parahnya lagi dengan paha terbuka. Saya pikir itu merupakan hal yang memalukan dan bisa dikatakan NORAK, karena tak sepantasnya selaku pelajar melakukan demikian. Banyak dampak negatifnya dari aksi corat-coret diantaranya yaitu dapat menggangu kenyamanan publik, dapat mencelakakan diri sendiri dengan berkendara motor beramai-ramai tanpa menggunakan pelindung berkendara , merugikan diri sendiri dan orang lain. Opini di masyarakat khususnya pelajar coret-coretan suatu aksi mengekspresikan kebahagian atas selesainya ujian ataupun kelulusan, bahkan ada sebagian pendapat "ga coret coret ga berkesan" . Padahal bila di pikir secara logika, belum tentulah mereka lulus dari ujian toh pengumuman kelulusan ujiannya saja belum keluar, ko sudah main corat-coret saja. Sebenernya banyak tindakan positif yang dapat dilakukan untuk mengekspresikan kebahagiaan tersebut diantaranya dengan cara bersyukur kepada Tuhan YME, kemudin bersilaturahmi pada para Guru untuk mengucapkan terima kasih , menyumbangkan seragam atau alat-alat tulis yang masih bagus kepada anak yang kurang mampu ataupun berekreasi ke suatu tempat seperti pegunungan, pantai, dll. Semaoga pola pikir pelajar kedepannya akan berubah kearah yang positif agar aksi coret coretan tidak marak dilakukan kembali. Semoga Bermanfaat :) By Faisal Abriansyah Faisal Abriansyah /faisalabrian Faisal Abriansyah lahir 5 oktober 1992. Selengkapnya... IKUTI Share 12 0 0 K

    Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/faisalabrian/coret-coretan-norak_550ffddca33311c639ba7eb6
    Kemarin sepulang dari kuliah saya melihat sekelompok anak SMA / SMK (saya kurang tahu pasti) sedang melakukan coret-coratan seragam sekolahnya dipinggir jalan. Langsung terbesit dipikran saya "hah.. udah coret-coretan? emangnya udah pengumuman kelulusan? Perasaan baru selesai Ujian Nasional (UN)". Terlihat dengan senangnya mereka saling mencorat coret seragam sekolah satu sama lain, kemudian rambut dan wajah meraka pun tak luput dari coretan baik dari spidol ataupun Pilox. Setelah itu, mereka mengendarai sepeda motor dengan berboncengan, akan tetapi satu motor ditumpangi 3 sampai 4 orang. Bakankah itu suatu membahayakan?, apalagi mereka tidak memakai pelindung berkerdara seperti helm. Lalu satu hal yang saya tak habis pikir, ada beberapa perempuan yang ikut menumpangi sepeda motor tersebut. Dengan seragam penuh coretan, rambut berwarna merah karena disemprot dengan pilox, dan lebih parahnya lagi dengan paha terbuka. Saya pikir itu merupakan hal yang memalukan dan bisa dikatakan NORAK, karena tak sepantasnya selaku pelajar melakukan demikian. Banyak dampak negatifnya dari aksi corat-coret diantaranya yaitu dapat menggangu kenyamanan publik, dapat mencelakakan diri sendiri dengan berkendara motor beramai-ramai tanpa menggunakan pelindung berkendara , merugikan diri sendiri dan orang lain. Opini di masyarakat khususnya pelajar coret-coretan suatu aksi mengekspresikan kebahagian atas selesainya ujian ataupun kelulusan, bahkan ada sebagian pendapat "ga coret coret ga berkesan" . Padahal bila di pikir secara logika, belum tentulah mereka lulus dari ujian toh pengumuman kelulusan ujiannya saja belum keluar, ko sudah main corat-coret saja. Sebenernya banyak tindakan positif yang dapat dilakukan untuk mengekspresikan kebahagiaan tersebut diantaranya dengan cara bersyukur kepada Tuhan YME, kemudin bersilaturahmi pada para Guru untuk mengucapkan terima kasih , menyumbangkan seragam atau alat-alat tulis yang masih bagus kepada anak yang kurang mampu ataupun berekreasi ke suatu tempat seperti pegunungan, pantai, dll. Semaoga pola pikir pelajar kedepannya akan berubah kearah yang positif agar aksi coret coretan tidak marak dilakukan kembali. Semoga Bermanfaat :) By Faisal Abriansyah Faisal Abriansyah /faisalabrian Faisal Abriansyah lahir 5 oktober 1992. Selengkapnya... IKUTI Share 12 0 0 K

    Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/faisalabrian/coret-coretan-norak_550ffddca33311c639ba7eb6

    Minggu, 20 Maret 2016

    Pendidikan dan Fitrah

    Pendidikan dan Fitrah


    Pendidikan dalam Islam dapat diartikan pengasuhan, pendidikan (tarbiyah), pengajaran ilmu (ta’lim), atau penanaman ilmu dan adab dengan mendidik dan mengajar (ta’dib). Konsep pendidikan Islam selama ini hanya dipahami dengan makna pengasuhan (tarbiyah) dan pengajaran (ta’lim) ia rawan untuk dirasuki pandangan hidup Barat.
    Sehingga umat Islam berpikir berdasarkan pada nilai-nilai dualisme, sekulerisme, dan humanisme. Dengan nilai dualisme pengajaran dipisahkan dari pengasuhan, dengan sekulerisme ilmu yang diajarkan dibagi menjadi umum dan agama, dengan nilai humanisme pendidikan dan pengajaran diarahkan untuk kepentingan manusia yang tidak ada kaitannya dengan Tuhannya. Ilmu akhirnya tidak lagi untuk ibadah tapi untuk kemakmuran manusia.
    Jika pandangan hidup Barat masuk kedalam pendidikan Islam, maka nilai-nilai adab menjadi semakin kabur dan semakin jauh dari nilai-nilai hikmah ilahiyah.
    Kekaburan makna adab atau kehancuran adab tersebut mengakibatkan kezaliman (zulm), kebodohan (jahl), dan kegilaan (junun). Artinya karena kurang adab maka seseorang akan meletakkan sesuatu tidak pada tempatnya (zalim), melakukan cara yang salah untuk mencapai hasil tujuan tertentu (jahl) dan berjuang berdasarkan kepada tujuan dan maksud yang salah (junun).
    Oleh sebab itu pendidikan Islam yang tepat adalah pendidikan yang menanamkan adab kedalam individu peserta didik, yaitu mengembangkan individu sesuai dengan fitrahnya.
    Fitrah: Pendidikan dalam Islam merupakan sarana mengembangkan individu sesuai dengan fitrahnya. Fitrah dalam konteks ini adalah fitrah kemanusiaan dalam kaitannya dengan Rabubiyyah Allah, tuhannya. Ini merujuk kepada perjanjian manusia di alam ruh dengan Tuhannya yang tertuang dalam surah al-A’raf: 172 yang berbunyi:
    Dan ingatlah ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman):”Bukankah Aku in Tuhanmu? Mereka menjawab:”Betul (Engkau Tuhan kami) kami bersaksi. (Kami lakukan demikian itu) agar di hari kiamat kami tidak mengatakan:”Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (wujud Allah).
    Jadi hakekatnya sebelum manusia lahir, di alam ruh ia telah mengenal Tuhannya. Ruh yang telah mengenal Tuhannya itu ketika lahir ke dunia dalam keadaan fitrah. Seperti yang terungkap dalam hadis Nabi: “Sesungguhnya manusia itu dilahirkan dalam keadaan fitrah, maka kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, Majusi. (al-Hadis).
    Jadi, lahir dalam keadaan fitrah maksudnya dalam keadaan yang cenderung mengenal rububiyyah Allah. Bukan kosong seperti teori tabula rasa.  Sebab dalam perjanjian itu ruh manusia telah bersaksi (bala syahidna) bahwa Engkau adalah Tuhanku.
    Fakta yang tidak dapat dipungkiri adalah bahwa sejarah umat manusia selalu dipenuhi dengan usaha pencarian Tuhan. Allah selalu mengutus Nabi-nabi ke seluruh penjuru dunia untuk mengingatkan manusia akan mithaq antara manusia dan Tuhannya.
    Jadi karena Allah sudah memasukkan suatu kesadaran akan wujud Tuhan dalam diri manusia, maka pengingkaran terhadap wujud Tuhan itu sebenarnya bertentangan dengan fitrah-nya. Orang-orang ingkar terhadap perintah Tuhan, sebenarnya adalah ingkar pada nuraninya sendiri. Namun, karena besarnya dosa dan maksiat maka nuraninya tertutup oleh dosanya.
    Akan tetapi fitrah mengenal Tuhan saja tidak cukup bagi manusia untuk beribadah kepada Allah.  Oleh sebab itu Allah mengutus Nabi dan menurunkan kitab suci. Kitab suci al-Qur’an itu menurut Ibn Taymiyyah adalah fitrah munazzalah (yaitu fitrah yang diturunkan).
    Oleh sebab itu, semua yang ada dalam al-Qur’an itu tidak akan pernah bertentangan dengan fitrah manusia. Diatas fitrah ini jugalah Allah menurunkan agama (din) yang lurus (al-din al-qayyim) (al-Rum: 30)
    Berdasarkan pada landasan Qurani diatas maka pendidikan dalam Islam sejatinya adalah menyadarkan kembali manusia-manusia Muslim akan fitrah-nya. Kemudian menyempurnakan fitrah-nya itu dengan fitrah munazzalah, yaitu mengajarkan kandungan al-Qur’an dan hikmah didalamnya yang merupakan asas bagi pandangan hidup manusia Muslim.
    Kebebasan: Jika pendidikan itu berdasarkan pemahaman yang betul tentang fitrah manusia, maka pendidikan itu akan menghasilkan kebebasan. Bebas disini artinya bebas memilih antara dua alternatif, baik dan buruk, salah dan benar. Sebab memilih yang baik dari yang buruk, benar dari yang salah adalah fitrah manusia.
    Orang yang merasa bebas memilih suatu pilihan termasuk jalan hidup, tapi bertentangan dengan fitrah atau nuraninya, maka hal itu sejatinya bukan bebas, tapi justru terpaksa. Ia tidak bebas sebab nurani fitri-nya ditekan atau dipaksa oleh nafsunya.
    Kebebasan dalam Islam berdasarkan kepada ilmu pengetahuan. Orang tidak akan bisa bebas memilih mana yang baik dan buruk kecuali dengan ilmu. Orang yang bebas memilih sesuka hati dan nafsunya jelas tanpa ilmu pengetahuan baik-buruk. Jika demikian halnya maka memilih tanpa ilmu bagaikan berjalan di kegelapan tanpa cahaya, sebab ilmu dalam Islam adalah cahaya dan petunjuk dari Allah.
    Dalam hidup ini manusia dihadapkan kepada berbagai pilihan. Allah telah mengajarkan kepada manusia bagaimana menentukan pilihan. Doa yang diajarkan Nabi dalam shalat istikharah: Allahumma inni astakhiruka bi ‘ilmika artinya Ya Allah aku mohon ditunjukkan pilihan yang baik dengan ilmum.
    Memilih dengan ilmu Allah adalah memilih sesuai dengan kriteria yang diajarkan di dalam al-Qur’an. Sebab manusia tidak tahu baik buruk kecuali dari ilmu agama.
    Oleh sebab itu pendidikan dalam Islam adalah pendidikan untuk memahamkan ilmu tentang yang baik dari yang buruk, jalan yang lurus dari yang sesat, yang benar (haqq) dari yang salah (batil) kepada anak didik.
    Keadilan: Jika proses pendidikan itu berjalan sesuai dengan fitrah, maka ia akan menghasilkan rasa berkeadilan dan sikap adil. Adil dalam Islam berarti meletakkan segala sesuatu pada tempat dan maqamnya (level-nya). Untuk meletakkan sesuatu pada tempatnya memerlukan ilmu tentang segala sesuatu dan tempatnya.
    Manusia mempunyai aspek material dan spiritual. Jika pendidikan mengarahkan atau mengorientasikan anak didiknya untuk bersikap materialistis dan hedonistis maka pendidikan itu telah berlaku tidak adil pada anak didiknya.
    Demikian pula jika pendidikan hanya menekankan pada aspek kognitif dan meninggalkan aspek afektif, atau menekankan ilmu dan mengabaikan amal, menekankan amal tanpa menghargai ilmu, jelas telah bertentangan dengan fitrah.
    Corak pendidikan yang tidak sejalan dengan fitrah secara sosial akan mengakibatkan kepincangan. Kekayaan dan harta diperlakukan secara materialistis tanpa memedulikan aspek spiritualnya. Materi menjadi ukuran kaya dan miskin. Ilmu hanya dipahami sebagai akumulasi informasi dan bukan sebagai kekuatan petunjuk untuk menentukan pilihan. Pendidikan hanya menekankan pengajaran ilmu atau sains, tapi tidak memedulikan akhlaq dan sikap taqarrub kepada Allah. Akhirnya cendekiawan betapapun luas ilmunya tidak selamanya layak disebut alim dan saleh.
    Demikianlah seterusnya, contoh-contoh itu bisa diperpanjang. Allah telah memberi petunjuk kepada manusia tentang yang haqq dan yang batil, dan keduanya tidak bisa disamakan apalagi dicampur.
    Ketika datang yang haqq maka hilanglah yang batil (ja’a-l-haqq wa zahaqa al-batil). Orang yang mencampur sesuatu yang berlawanan itu dalam al-Qur’an malah dianggap zalim. Firman Allah: La talbisu imanakum bi zulmin artinya jangan engkau campur keimananmu dengan kezaliman, maksudnya syirik. Jadi orang mukmin yang melakukan perbuatan syirik maka ia telah berlaku zalim kepada dirinya yang fitri.
    Bahkan berzina, mencuri atau korupsi dihukumi sebagai dosa karena semua itu hakekatnya adalah meletakkan sesuatu bukan pada tempatnya, atau meletakkan hak milik orang lain di tempat dirinya.
    Begitulah pendidikan Islam yang sesuai dengan fitrah adalah pendidikan yang menanamkan sikap adil dalam segala sesuatu, yaitu dengan membekali ilmu pengetahuan kepada peserta didik agar dapat meletakkan segala sesuatu pada tempatnya. Itulah sikap beradab.

    referensi: Dr. hamid fahmi zarkasy

    Rabu, 01 April 2015

    Pentingnya Pendidikan bagi kehidupan manusia

    Hentakan serta ayunan langkah kaki mnempuh jarak nan jauh dan berlumpur serta jembatan yang tak kunjung di benahi oleh pemerintah tak menyurutkan semangat para siswa siswi SD dan SMP demi mewujudkan mimpi untuk kemajuan bangsa dan negara.

    Sebagaimana yang diungkapkan Daoed Joesoef tentang pentingnya pendidikan : “Pendidikan merupakan segala bidang penghidupan, dalam memilih dan membina hidup yang baik, yang sesuai dengan martabat manusia” Dan tentulah dari pernyataan tersebut kita bisa mengambil kesimpulan bahwa Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dan tidak bisa lepas dari kehidupan.
     Menjadi bangsa yang maju tentu merupakan cita-cita yang ingin dicapai oleh setiap negara di dunia. Sudah menjadi suatu rahasia umum bahwa maju atau tidaknya suatu negara di pengaruhi oleh faktor pendidikan. Begitu pentingnya pendidikan, sehingga suatu bangsa dapat diukur apakah bangsa itu maju atau mundur, karna seperti yang kita ketahui bahwa suatu Pendidikan tentunya akan mencetak Sumber Daya Manusia yang berkualitas baik dari segi spritual, intelegensi dan skill dan pendidikan merupakan proses mencetak generasi penerus bangsa. Apabila output dari proses pendidikan ini gagal maka sulit dibayangkan bagaimana dapat mencapai kemajuan.

    Membantu dalam Kemajuan Suatu Bangsa
    Untuk kemajuan suatu bangsa, pendidikan sangat berperan penting di dalamnya. Sehingga manusia yang baik membutuhkan suatu pendidikan. Dalam dunia yang kompetitif dan bersaing, pendidikan adalah jalan untuk dapat bersaing. Sebagian besar menyadari dengan adanya pendidikan yang baik maka menghasilkan manusia yang baik. Tidak hanya pendidikan saja, namun juga memerlukan keahlian yang cukup dalam membuat maju suatu bangsa.
    Memberikan Pengetahuan
    Sebuah efek langsung dari pendidikan adalah dengan adanya mendapatkan pengetahuan yang luas. Pendidikan memberikan pelajaran yang begitu penting bagi manusia mengenai dunia sekitar, mengembangkan perspektif dalam memandang kehidupan. Pendidikan yang sebenarnya diperoleh dari pelajaran yang diajarkan oleh kehidupan kita. Maka dari itu banyak Pemerintah yang menganjurkan pendidikan yang baik di mulai sejak dini, agar ketika kelak dewasa mempunyai Sumber Daya Manusia yang baik.
    Memberikan Pencerahan dalam Kehidupan
    Dengan adanya pendidikan dapat menghapuskan keyakinan yang salah di dalam pikiran kita. Selain itu juga dapat membantu dalam menciptakan suatu gambaran yang jelas mengenai hal di sekitar kita, juga dapat menghapus semua kebingungan. Orang dengan pendidikan yang tinggi biasanya akan lebih bijak dalam menyelesaikan suatu masalah, hal ini dikarenakan mereka sudah mempelajari mengenai ilmu pendidikan dalam kehidupan.

    yuli pratami

    Helikopter